PELUANG HERBAL SANGAT BESAR 

Namun saat ini ada beberapa problem penting bagi pasien maupun pelaku usaha bidang herbal.

Masalah Pasien:

✅ Produk herbal abal-abal, bahkan banyak yang dicampur BKO (bahan kimia obat)

✅ Produk tidak personal, ditawarkan banyak merk yang belum tentu sesuai kondisi pasien

✅ Pasien tidak didampingi/monitoring perkembangannya

Masalah Pelaku Usaha Herbal:

✅ Produk tidak cukup unik, sehingga sulit laku

✅ Persaingan harga, bila produk laku maka yang menang  adalah pihak yang  banting harga (cutting price)

✅ Lemahnya marketing & reward, padahal marketing adalah ujung tombak usaha

Untuk mengatasi masalah yang dihadapi Pasien dan Pelaku usaha herbal, maka PHSI membuat inovasi yang menjadi solusi smart.

Kami dari PHSI (Praktisi Herbal Saintifik Indonesia) Membuat inovasi mengusung Herbal Saintifik (ilmiah/berbasis riset) yang rasional dan holistik, dimana pasien mendapatkan: herbal bermutu dari doktor apoteker ahli herbal, produk personal dan pendampingan terapi.

Anda yang menjadi Praktisi maupun Agen PHSI, kami support dalam:

✅ Keunikan produk (herbal personal)

✅ Produksi & delivery

✅ Marketing

✅ Reward jangka panjang

PHSI dimentori oleh Bp. Doktor Apoteker Kintoko, M.Sc, salah satu Tokoh Ahli herbalis Indonesia yang juga merupakan Direktur Naturonal, tempat produksi PHSI, dan Apoteker Saintifikasi jamu Kemenkes RI.

PHSI dimanagemen oleh Bp. Apoteker
Rahayu Widodo, S.Si, C.Ht yang berpengalaman
15 tahun sebagai leader & entrepreneur

PHSI berada dibawah naungan:

Perkumpulan Griya Sehat Tradisional Indonesia

BANYAK TESTIMONI POSITIF

Praktisi di PHSI dimudahkan dalam menjalankan prakteknya, sehingga simpel, fleksibel, tanpa modal besar, bisa praktek dimana saja dan dibantu para Agen dalam pemasarannya, 
tanpa harus pusing produksi
dan kirim produk sendiri.

BAGAN PERAN

✅ Agen mempromosikan dan mendapatkan pasien untuk dihubungkan kepada praktisi

✅ Praktisi melayani pasien, dibantu Naturonal untuk memproduksi dan mengirim racikan ke pasien. Praktisi juga mendampingi pasien dan monitoring. Praktisi dibina untuk mendapatkan Sertifikasi Herbalis hingga Griya Sehat.

✅ PHSI melatih dan membina Praktisi dan Agen, memberi sistem untuk terus bertumbuh

Praktisi mendapatkan keuntungan minimal 100rb/pasien/transaksi (margin sampai 100%), tanpa perlu stok maupun produksi racikan herbal sendiri. Bila ada 10 pasien/hari (kebanyakan online), Anda dapat
minimal 1 jt/hari = 30 jt/bln.

Praktisi juga mendapatkan peluang bonus referral sponsoring 500rb (paket A) dan 150 rb (paket B)/praktisi, serta bagi hasil jangka panjang
5% dari omzet praktisi yang disponsori.

Praktisi mendapatkan bagi hasil komisi juga dari Agennya yang mendapat praktisi: @150 rb
(paket A) dan 50 rb (paket B)/praktisi dan
Challenge omzet nasional PHSI (wisata luar negeri/umroh)

Dari pengalaman nyata mentor, potensi income dari praktek herbal ini bisa mencapai 30 jt/bulan, bahkan dengan mengembangkan jaringan dan layanan, Anda bisa mendapatkan lebih besar lagi.

Pengembangan usaha bagi Praktisi dipandu dan disupport oleh managemen PHSI, Anda bisa memiliki banyak jaringan Praktisi & Agen, dan bisa dikembangkan multi layanan serta bertumbuh menjadi Griya Sehat.

Menjadi Agen PHSI GRATIS !!!

Agen mendapatkan keuntungan minimal 50rb/pasien/transaksi (10-16% nilai transaksi), tanpa perlu stok+kirim produk, dan tanpa perlu mendampingi pasien (ini dilakukan praktisi).

Bila ada 10 pasien/hari, Anda dapat minimal
500rb/hari,
= 15 jt/bln

Agen juga mendapatkan peluang bonus referral sponsoring 350rb (paket A) dan 100 rb (paket B)/praktisi, serta bagi hasil jangka panjang: 5% dari omzet praktisi yang disponsori.

Agen mendapatkan bagi hasil komisi dari Agennya yang mendapatkan praktisi @150RB (paket A) dan
@50RB (paket B)

AGEN di PHSI sangat dimudahkan, karena Anda tanpa modal bisa mendapatkan keuntungan yang berkelanjutan dan komisi jangka panjang.

Agen terus dibina untuk bisa bertumbuh
dan makin sehat sejahtera

SELAMAT DATANG DI PHSI

Kita sehatkan sesama insani
Dengan herbal alami negeri sendiri
Herbal saintifik yang personal dan holistik
Sejahtera dan berkah lah buat semua. Amiin

QNA:

  1. Apakah PHSI ini MLM ?
    Bukan, PHSI bukan MLM karena tidak membuat sistem berlevel-level dengan target belanja tertentu. PHSI membuat sistem kemitraan dengan pola bagi hasil untuk Praktisi maupun Agen yang melakukan kerja marketing pengembangan jaringan.

     

  1. Apa saja produk yang bisa dijual Praktisi dan Agen?
    Produk utama kita adalah racikan herbal personal, seperti racikan resep dokter di apotek. Jadi bukan produk dengan merk tertentu yang bisa dicari dipasaran. Produk pendamping barulah yang merk, yaitu makanan sehat: mie, kopi, susu, madu, teh, dan emping sehat, yang diproduksi Naturonal dan berijin resmi.

     

  1. Apakah produk PHSI ini ada ijinnya?
    Ya, untuk racikan herbal personal, ijinnya melekat pada ijin produksi dan pelayanan Naturonal yang dibuat oleh Apoteker Saintifikasi Jamu kita.

     

  1. Kalau saya ikut menjadi praktisi PHSI apakah tidak boleh menjual produk/terapi lainnya?
    Boleh saja, kalau Anda mendapatkan pasien tersebut tidak melalui sistem PHSI. Untuk terapi lain yang menunjang terapi herbal PHSI maka dipersilahkan.

     

  1. Untuk menjadi praktisi ataupun agen PHSI apakah harus background tenaga kesehatan?
    Tidak, background apapun asalkan mau belajar dan mengikuti aturan PHSI, maka dipersilahkan menjadi anggota PHSI (praktisi atau agen)

Daftar Pioner Praktisi PHSI:

  1. Garut Jabar:
    Siti Juariah

    Aas Sri Asih
    Dian Yuliana
    Dian Ristia M
    Siti Nur Aeni
  2. Yogyakarta:
    Diyanto,

    M.Hadi Siswanto,
    Radyanto Iwan WH
    Nurliasari Efendi
    Nina Rahayu Purnomo
    Yatman
    Anton Susilo
    Suratman
  3. Jambi:
    Nunik Nurjanah,

    Dian Dwi Nurhayati
    Afdal
  4. Sragen Jateng:
    Atik Riyanti

    Abu Bakrin
  5. Jember Jatim: 
    dr. Kristianingrum Sofiana
  6. Cilacap Jateng:
    Miswanto

    Siti Nurhajah
  7. Banjarnegara Jateng:
    Arih Suseno
  8. Surabaya Jatim:
    Suharti
  9. Mojokerto Jatim:
    Yuni Nowo Restu
  10. Banten:
    Evni Zurziz
  11. Malang Jatim:
    Titik Budi Trisula
  12. Balikpapan:
    Mimin Dwi Astut
  13. Lombok:
    Jumardi
  14. Jakarta Timur:
    Shanty Agustiani

    Elvi Yetni
    Said Mahdi
  15. Jakarta Pusat:
    Achmad Basyuni
  16. Jepara Jateng:
    Ika Larasati
  17. Subang Jabar:
    Ria Sobariah
  18. Lampung:
    Adnan Abdi
  19. Bekasi
    Sulistiningsih
  20. Medan
    Azmi
TERAPI PHSI

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.